Aku Indonesia

Aku terlahir dari jiwa-jiwa ksatria
Tangis, Tawa, dan Bahagia
Terlihat dari wajah penuh goresan luka
Sorak-Sorai,
Lantang terdengar dari mulut mu manusia
Menyambutku datang ke dunia
Dan kau menamaiku INDONESIA
Aku tumbuh bersama anak-anak mu
Aku tumbuh bersama cucu-cucu mu
Aku tumbuh bersama cicit-cicit mu
Dan akan terus tumbuh saat kamu hilang dari dunia mu
Aku adalah tanah, untuk kau bangun rumah
Aku adalah Hutan, untuk kau mencari makan
Aku adalah Gunung, untuk kau sanjung
Dan semua itu ku berikan untuk mu, wahai manusia
Namun, kenapa kamu durjana
Tubuhku kau ambil sewena-wena
Aku tak Bahagia
Tapi masih ku tutupi dengan pesona
Walau didalam sungguh tersiksa
Tak terasa sudah 76 tahun aku ada disana
Sebagai tempat berpijak kaum sosialita
Aku ingin menagis kencang, tapi tak ada yang peduli
Aku berharap kau melihat ku dan berbicara pada diri ku
Tetapi aku sadar, siapa aku !!!
Aku hanyalah rumah bagi mu

 

Penulis : Muhamad Luthfi Ma’ruf