Nomophobia

Tau kah kamu bahwa teknologi yang semakin canggih ini juga bisa memberikan dampak negative loh bahkan sampai mengganggu kesehatan secara fisik.

Hayoo siapa nih di antara para readers yang sangat bergantung pada teknologi salah satunya yaitu smartphone. Seperti yang kita tau di zaman sekarang semua sudah di permudah oleh teknologi yang memiliki fitur-fitur yang dapat memenuhi kebutuhan secara instan bagi penggunanya dari yang mencari berbagai informasi, bersosialilasi secara online bahkan untuk mendapatkan ke popularitasan di dunia.

Sangat mudah bukan dan kita semua juga sudah merasakannya namun dengan hal tersebut rupanya membuat gaya hidup masyarakat telah berubah dan banyak perangkat teknologi yang menjadi penting sehingga hubungan individu dengan smartphone akan langsung memberikan dampak bagi perilaku interpersonal dan social terlebih lagi akan menimbulkan masalah salah satunya adalah Nomophobia hal tersebut akan timbul apabila di gunakan secara berlebihan dan tidak bertanggung jawab.

Apasih Nomophobia itu ?

Nomophobia adalah singkatan dari bahasa inggris yaitu “no mobilephone phobia” yang di artikan sebagai perasaan cemas atau ketidaknyamanan yang di sebabkan oleh keberadaan di luar jangkauan smartphone hal tersebut akan menunjukkan perilaku bagaimana seseorang tidak dapat hidup tanpa smartphone bahkan selama satu menit akan merasa cemas dan sangat ketakutan.

Biasanya penderita nomophobia akan mengalami ciri- ciri seperti tidak pernah mematikan ponsel selama 24 jam, terobsesi mengecek pesan dan panggilan tak terjawab, selalu membawa ponselnya kemana- mana bahkan sampai di bawa tidur, menggunakan di waktu yang tidak tepat serta menghindari interaksi langsung

Hayoo siapa nih yang merasakan hal seperti ini, harus di control ya teman teman karena individu penderita nomophobia akan memiliki sifat multi-dimensi mulai dari gejala social, fisiologis dan fisik serta menimbulkan efek secara fisik seperti panik, nafas yang pendek, gemetar, berkeringat, detak jantung meningkat, nyeri di bagian leher dan punggung ketika ponsel mati atau tidak dapat di gunakan dan juga akan mengganggu proses berfikir karena di sebabkan oleh obesesi khayalan fantasi dan tingkat difensif yang terlalu tinggi.

Terus gimana cara mengatasinya?

Nah teman- teman Jika kalian sudah mulai merasakan gejala- gejala seperti itu kalian bisa coba mengatasinya dengan cara mulai melakukan aktivitas yang tidak melibatkan smartphone, memperbanyak bersosialisasi secara langsung, letakkan ponsel jauh dari jangkauan kalian dan jangan takut untuk mematikan ponsel pada saat melakukan aktivitas sehari hari. Hal tersebut bisa membantu kalian untuk mengurangin rasa ketergantungan terhadap smartphone.

Nah segitu aja penjelasan tentang Nomophobia semoga bisa membantu ya dan untuk kalian yang belum merasakan hal tersebut harap di hindari dan jangan sampai merasakannya.

Ingat! pintar lah dalam menggunakan teknologi karena teknologi bisa menjadi jembatan untuk kesuksesan sekaligus jurang untuk kegagalan.

 

Penulis : Nurlaila Asriliyani (Club Writer)