Sepatu Robek

Sepatu Robek

 

Kaki kecil ni terus melangkah
Menyusuri jalan terjal, tebing mengintai
Pegal terasa begitu tak terkira
Tapi semangat memaksa untuk tiba

Panorama sawah tersaji dalam hamparan permadani
Keindahan terdifinisi, sungguh besar karya Illahi
Tanah becek yang ku lalui, begitu asyik sendiri
Kerikil tajam hampir melukai kaki

Pesona daun hijau nan segar seakan menjadi penawar
Aku tak mau terlihat muram saat aku terus berlayar
Ku tertawa riang, angin membalas dengan perlahan
Aku harus semangat, tutur kataku dengan lantang

Keterbatasan bukan penghalang langkah
Hikayat meraih mimpi harus kutuntaskan sudah
Cita-cita yang terdeklarasi di dinding kamarku, akan ku tandatangani
Walau sepatu ini terus merobek diri

 

Penulis : Herman (Club Writer)