Thinking of Everything Without Overthinking

Stop worrying and start living.

Ada kalanya kita harus memikirkan. Ada kalanya kita perlu menghiraukan. Ada kalanya kita hanya perlu memaafkan. Dan Ada kalanya kita harus acuh, tak perlu dirisaukan.

Acuh terhadap perkataan seseorang yang tak sepantasnya Kita dengar. Kita tidak bisa menutup semua mulut dengan kedua tangan kita. Tapi kita bisa menutup telinga kita untuk tidak menghiraukan perkataannya.

Bergelut dengan pikiran semalaman hanya karena ketakutan. Ketakutan yang tidak berlandaskan. Takut tidak diterima, takut memulai, takut mencoba. Padahal, Bukan kesulitan yang membuatmu takut. Tapi ketakutan yang membuatmu sulit.

Overthinking sendiri adalah istilah untuk perilaku memikirkan segala sesuatu secara berlebihan. Hal ini bisa dipicu oleh adanya kekhawatiran akan suatu hal, mulai dari masalah sepele dalam kehidupan sehari-hari, masalah besar, hingga trauma di masa lalu, yang membuat kamu tidak bisa berhenti memikirkannya.

Overthinking juga termasuk kedalam psychological disorder atau gangguan psikologis karena dapat membuat kecemasan (anxiety) pada penderitanya. Seseorang yang memiliki kecemasan berlebih dapat menimbulkan sakit fisik. Overthinking juga sering disebut paralysys analysys, dimana orang tersebut terus menerus memikirkan suatu permasalahan tanpa menemukan solusi (buntu).

Dalam persepsi penderitanya, mereka selalu memikirkan sesuatu secara berlebihan yang terkadang membuat si penderitanya tidak menemukan jalan keluar dari permasalahan. Si penderita biasanya selalu merasa cemas karena pikirannya sendiri, merasa terjebak dalam pemikirannya sendiri karena membuat permasalahan yang sederhana menjadi rumit.

Kecemasan yang berlebihan inilah yang menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan mental dan tubuh si penderitanya. Merasa kelelahan fisik dan mental karena terkuras oleh pemikirannya sendiri. Bahkan jika sudah cukup parah si penderita akan stres hingga depresi.

Dilansir dari The Health Site, beberapa masalah yang kerap muncul akibat overthinking antara lain bisa berupa terganggunya metabolisme tubuh, masalah pencernaan, berpotensi merusak organ jantung, hingga merusak kesehatan kulit.

Maka dari itu, berikut ini tips untuk menghentikan overthinking:

1. Ketika pikiran kita sudah berakar kemana mana, maka yang harus dilakukan adalah analisis situasi. Cari kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

2. Berdamai dengan diri sendiri, dan belajar menerima kemungkinan terburuk itu. Bicara pada diri sendiri. Misalnya “Tak apa. Kamu pasti bisa. Pasti ada jalan keluar nya. Dan ada titik terangnya.”

3. Alokasikan waktu dan energi kita untuk melakukan hal hal positif. Lakukan sesuatu, fokus improve keadaan, mempersiapkan plan B, siapkan jiwa raga untuk menghadapinya.

Selain cara-cara tersebut, mengapresiasi segala pencapaian diri serta melakukan meditasi juga bisa menjadi alternatif lain dalam menghentikan overthinking.

 

Penulis : Nurjanah Triani (Club Writer)