Perang Dunia III = 100 Tahun Perang Dunia I?

Perang Dunia III = 100 Tahun Perang Dunia I?

Teori Konspirasi: Perang Dunia III Akan Pecah pada 23 April 2018

sumber : www.liputan6.com

Dubes Rusia: Perang Rusia-AS di Suriah adalah ‘kemungkinan yang tak dapat dikesampingkan’

sumber : www.bbc.com

Tayangan TV Rusia Minta Penonton Bersiap Hadapi Perang Dunia III

sumber : internasional.kompas.com

Rusia Tak Ingin Ada Perang Dunia III

sumber : dunia.tempo.co

Beberapa hari yang lalu, saya membaca sebuah buku karya Rhenald Kasali yang berjudul Self Driving. Buku tersebut merupakan salah satu buku self help paling populer di Indonesia. Buku tersebut sangat bagus menurut saya. Namun bukan tentang buku itu yang ingin saya ulas disini.

Di dalam salah satu bab buku karya Rhenald Kasali tersebut, saya menemukan suatu kosakata baru yang membuat saya penasaran, “Arab Spring”. Awalnya saya berpikir secara fundamental, “Apa benar di Arab ada musim semi?”. Karna ragu, saya segera buka handphone dan search di google apa itu Arab Spring. Setelah saya search di google, pertanyaan dalam otak saya terjawab. Ternyata Arab Spring singkatnya adalah aksi revolusi rakyat di negara-negara Arab(Timur Tengah). Beberapa negara di Timur Tengah telah mengalami aksi revolusi tersebut. Dari Mesir, ketika husni mubarak menjabat, Tunisia, ketika Ben Ali menjabat sebagai presiden, Libya, ketika dipimpin Khadafi dan terakhir Suriah.

Negara terakhir yang menjadi perhatian khusus bagi saya. Ketika saya sedang “iseng”, saya membuka laman tentang kondisi negara Suriah saat ini. Dan inilah yang ingin saya informasikan kepada Anda. Kondisi Suriah saat ini sedang kacau. Mungkin ada yang tahu, tapi juga ada yang masih belum mengetahui sama sekali. Saat ini apa yang terjadi di Suriah, cenderung akan mengakibatkan suatu perang yang tidak bisa dihindari oleh seluruh dunia.

Kita harus bayangkan, Amerika Serikat bersama Perancis dan Inggris saat ini sedang bersikeras mematikan Suriah dengan alasan disana terdapat senjata kimia yang mematikan. Dan tahukah Anda, saat ini hanya tiga negara yang berani menantang tindakan tiga negara tersebut yaitu Iran, Turki, dan Rusia. Adakah yang aneh?

Untuk seketika mungkin tidak ada yang aneh ketika Anda membacanya. Tapi perhatikan, dimanakah negara-negara Islam? Dimanakah Arab Saudi, Qatar, dan UEA? mereka semua negara kaya. Dua negara terakhir yang saya sebut termasuk negara-negara paling makmur di dunia. Tapi kemanakah mereka? Kenapa harus Rusia yang ikut campur?Apakah Rusia sekarang menganut paham yang dianut Tan Malaka, Pan Islamisme dan Komunis-Islamis? Tidak ada yang tahu. Tapi ini sangat berbahaya menurut saya jika Rusia juga ikut campur dalam masalah ini.

Pertama, kita patut curiga apa yang dilakukan Rusia saat ini. Dalam hal ini saya mengajak Anda berpikir liar untuk berpikir kenapa patut dicurigai.

Kedua, kondisi ini akan menyebabkan kembalinya Amerika Serikat Vs Rusia. Baik itu perang dingin maupun perang terbuka.

Kutipan berita yang sudah saya cantumkan diatas, sudah menjelaskan kepada kita Amerika dan sekutunya telah melakukan kejahatan kemanusiaan. Ini bisa jadi alasan yang sangat kuat untuk Rusia menyerang Amerika dan sekutunya. Dan jika itu terjadi, beberapa orang dalam media barat mengatakan itulah Perang Dunia lll. Salah satu media Rusia bahkan pernah mengeluarkan berita yang isinya rakyat diminta bersiap dan bersiaga jika perang benar-benar akan terjadi.

100 tahun yang sangat ‘menakjubkan’ buat saya. Dari SMP-SMA, saya selalu mendengar dan membaca kondisi Perang Dunia dalam I abad ini dan kini berpontensi terulang kembali. Saya khawatir malah saya dan kita semua yang akan menjadi saksi Perang Dunia lll. Dan kita semua amat berharap itu tidak akan terjadi.

Terakhir, saya harus mengatakan kita tidak punya pilihan dan kekuatan. Media di negara kita seperti tertutup. Sekarang mereka lebih banyak mengulas pemilihan presiden 2019, padahal saat ini jika perang di Suriah Meletus, saya amat khawatir tidak akan ada pemilihan presiden 2019. Menurut saya kekuatan kita adalah tangis dan rasa sakit yang dirasakan anak-anak Suriah bisa kita rasakan disini serta doa tulus kita untuk mereka. Negara kita memiliki salah satu tujuan, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia. Dan saya berharap Indonesia  ikut andil membantu Suriah. Bukan hanya pemerintah. Tapi jika banyak rakyat yang berdoa, InsyaAllah dunia akan kembali ke jalurnya.

 

Penulis : Diaz Elprana Rangkuti