Data science itu Apa Sih?

Data science itu Apa Sih?

Penulis: Reza Liswara – Matematika 16A 

Mungkin sebagian dari kalian yang membaca ini pasti penasaran karena membaca judulnya. Memang ini merupakan sesuatu yang baru untuk kita dan bagi saya sendiri. Dan bahasan ini sedang ramai dibicarakan di Indonesia pada saat ini.

 

Data science adalah suatu bidang studi yang mengkombinasikan kemampuan programming, matematika, dan statistika, juga pengetahuan umum untuk mendapatkan suatu insight (wawasan) dari data struktur maupun tidak struktur (Wikipedia). Secara umum kita bisa menyimpulkan bahwa data science itu tidak hanya fokus pada satu disiplin ilmu saja, tapi lebih dari satu disiplin ilmu untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

 

Konsep dari data science terdiri dari beberapa bidang disiplin ilmu yaitu matematika dan statistika, data mining, ilmu komputer, domain knowledge, dan artifical inteligence (meliputi deep learning, machine learning, dan natural language processing (NLP)). Dari penjelasan diatas kita bisa mengetahui bahwa matematika dan statistika ikut serta dalam konsep ini, hal ini terjadi karena pada dasarnya kita bermain dengan data. Dan untuk mengolah data kita membutuhkan yang namanya regresi, dimana regresi itu masuk kedalam ilmu matematika dan statistika. Juga kita membutuhkan analisis yang kuat, maka dari itu kita juga membutuhkan ilmu matematika.

 

Lalu, apa yang kita butuhkan untuk mempelajari data science? Setidaknya minimal ada tiga disiplin ilmu yang bisa kita pahami, yaitu matematika dan statistika, domain knowledge, dan ilmu komputer. Dari ketiga diatas kita bisa mengkombinasikannya menjadi beberapa disiplin ilmu baru, seperti machine learning, software development, dan traditional research.

 

1. Machine Learning
Merupakan irisan dari matematika dan statistik dengan ilmu komputer dan merupakan cabang dari disiplin ilmu kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Konsep dasar dari machine learning adalah memberikan kemampuan pada komputer untuk terus belajar sehingga komputer dapat menganalisa data dengan akurasi yang tinggi. Contoh penerapannya adalah Cortana atau asisten yang tersedia pada Windows 10, Alpha-Go, dan Voice Search pada Google.

 

2. Software Development
Traditional software merupakan irisan dari ilmu komputer dengan domain knowledge. Biasanya digunakan di beberapa perusahaan maupun instansi untuk mempermudah mereka untuk menjalankan pelayanan atau bisnis mereka dengan cara mereka membuat semacam aplikasi yang bisa digunakan oleh siapapun dimanapun dan kapanpun. Sehingga mempermudah orang untuk mengaksesnya tanpa harus repot-repot datang ke instansi. . Contohnya adalah e-banking, e-library, dan lain-lain.

 

3. Traditional Research
Traditional research merupakan irisan dari ilmu matematika dan statistika dengan domain knowledge. Traditional research hampir digunakan berbagai perusahaan, instansi serta universitas. Biasanya digunakan untuk mempelajari atau menganalisa data yang nantinya bisa mengambil insight yang diinginkan.

 

Dari ketiga penjelasan diatas kita bisa tahu bahwa kombinasi dari dua disiplin ilmu menghasilkan disiplin ilmu baru. Bagaimana ketika tiga disiplin ilmu diatas dikombinasikan? Maka akan menghasilkan ilmu disiplin baru yang kita ketahui yaitu data science.

 

Berdasarkan penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa orang yang menguasai ilmu-ilmu tersebut disebut sebagai data scientist. Namun, itu tidak sepenuhnya benar karena data scientist tidak sempurna di semua bidang data science. Menurut www.masterdatascience.org definisi dari data scientist adalah “A data scientist is someone who is better at statistics than any software engineer and better at software engineering than any statistician” atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan menjadi “Data scientist adalah seseorang yang mahir statistik dari software engineer dan mahir di bidang software engineer dari statistikawan.

 

Nah, sekian penjelasan saya seputar data science. Semoga untuk para pembaca dapat tertarik di bidang ini, karena menurut saya disiplin ilmu ini dapat ditekuni oleh semua orang secara otodidak.

,