Pencak Silat? Indonesia Bangga!

Pencak Silat? Indonesia Bangga!

Penulis: Hany Rahmanita – math 17B

Indonesia dikenal sebagai negara dengan ragam seni dan budaya. Dari sekian banyaknya seni dan budaya yang ada di Indonesia, tak jarang pula yang dikenal hingga ke mancanegara. Salah satunya adalah seni bela diri Indonesia. Kalau Jepang bisa bangga punya judo dan karate, Korea punya taekwondo, Thailand punya muay thai, China punya kung fu, Brazil punya kapoera, maka Indonesia juga patut bangga karena punya bela diri pencak silat yang tidak kalah keren.

Pencak silat merupakan seni bela diri dari Indonesia yang sudah mendunia. Tidak ada yang tahu pasti sejak kapan pencak silat ada di Indonesia. Pencak silat merupakan ilmu bela diri turun temurun. Bela diri ini diturunkan dan diajarkan dari setiap generasi ke generasi selanjutnya. Banyak orang tua yang mendorong anaknya untuk mempelajari pencak silat karena mereka percaya bahawa pencak silat bukan hanya untuk membela diri maupun menyerang balik lawan, tetapi juga untuk membentuk jati diri dan kepribadian, sehingga dapat membuat seseorang menjadi manusia yang berakhlak tepuji. Hal itu dikarenakan pencak silat tidak hanya identik dengan bertarung melainkan merupakan bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia yang kental akan nilai keagamaan terutama agama islam.

Dilansir dari Kemdikbud, berikut 4 aspek utama yang diajarkan pencak silat, yaitu:

Aspek mental spiritual

Pencak silat membangun dan mengembangkan kepribadian dan karakter mulia seseorang. Sentuhan pencak silat yang dilaksanakan dalam dunia pendidikan yang dimulai dari tingkat dasar akan sangat membantu pembentukan kader bangsa yang berjiwa patriotik, berkepribadian luhur, disiplin, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Aspek bela diri

Budaya dan permainan “seni” pencak silat ialah salah satu aspek yang sangat penting. Istilah Pencak pada umumnya menggambarkan bentuk seni tarian pencak silat, dengan musik dan busana tradisional. Bela diri pencak silat bertujuan untuk mengembangkan aspek seni yaitu indah dalam gerak yang serasi dan menarik dilandasi rasa cinta kepada budaya bangsa.

Aspek seni dan budaya

Pencak silat bela diri bertujuan untuk mengembangkan aspek bela diri, yaitu terampil dalam gerak efektif untuk menjaga keselamatan atau kesiagaan fisik dan mental yang dilandasi sikap kesatria, tanggap, dan mengendalikan diri

Aspek olahraga

Ini berarti bahwa aspek fisik dalam pencak silat penting. Pesilat mencoba menyesuaikan pikiran dengan olah tubuh. Aspek lain yang bisa dikembangkan ialah kompetisi, artinya olah raga ini bisa dipertandingkan dalam bentuk perorangan atau regu.
Kini, kepopuleran pencak silat tidak bisa diremehkan lagi. Hal ini dapat dibuktikan dengan aktor sekaligus atlet pencak silat asal Indonesia banyak yang membintangi film Hollywood. Di antaranya yaitu Iko Uwais dan Yayan Ruhian. Aksi laga mereka di film The Raid berhasil menarik perhatian filmmaker Hollywood. Hingga saat ini, sudah banyak film yang dibintangi oleh Iko Uwais maupun Yayan Ruhian. Salah satu film yang mereka bintangi yaitu Star Wars: The Force Awakens. Bisa dibilang mereka berhasil mengenalkan pencak silat di dunia perfilman internasional.

Jauh sebelum itu, sebenarnya pencak silat sudah lama dikenal dunia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya federasi pencak silat di berbagai negara di belahan dunia yang telah terdaftar dalam organisasi Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat) atau The International Pencak Silat Federation. Hingga saat ini, sebanyak 33 organisasi pencak silat dunia telah tercatat di Persilat. Salah satunya European Pencak Silat Federation (EPSF).

 

from inasgoc/antara

Dari banyaknya organisasi, pencak silat juga memiliki banyak aliran yang berbeda-beda. Aliran pencak silat yang cukup terkenal di Indonesia yaitu merpati putih. Merpati putih adalah perguruan pencak silat bela diri tangan kosong (PPS Betako) dan merupakan salah satu perguruan yang memiliki jumlah anggota terbanyak di Indonesia. Selain itu, ada aliran Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Dalam aliran pencak silat yang satu ini mewajibkan anggotanya untuk beragama islam. Adapun yang tak kalah menarik, yaitu aliran IKS PI (Ikatan Keluarga Silat Putera Indonesia) Kera Sakti. Yang menarik dari aliran yang satu ini yaitu merupakan gabungan antara silat dan kung fu dari China serta mengajarkan jurus kera aliran utara dan selatan (nan pie ho jien).

Selain dikenal dengan alirannya yang banyak dan tersebar hingga ke seluruh dunia, yang membuat bela diri nusantara ini unik dan menarik perhatian kebanyakan orang adalah gerakan-gerakannya yang diambil dari alam seperti silat harimau dari Minangkabau yang gerakannya meniru gerakan harimau. Selain gerakannya yang meniru hewan, pencak silat juga terkenal dengan penggunaan tenaga dalamnya. Dalam pencak silat, pesilat diajarkan bagaimana menggunakan tenaga dalam saat keadaan normal, kapanpun, dan dimanapun. Tak jarang masyarakat Indonesia yang mengaitkan hal ini dengan hal-hal mistis. Mungkin kamu seringkali mendengar, “silat itu pake jin” atau “silat itu pake ilmu hitam” dan hal-hal lain yang identik dengan ilmu gaib. Mungkin masyarakat yg berpendapat seperti itu tidak sepenuhnya salah karena bisa jadi memang benar adanya. Tetapi tidak juga sepenuhnya benar karena hal tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah. Seperti yang dipelajari dalam ilmu biologi bahwa secara normal sel dalam tubuh manusia menghasilkan energi cadangan yaitu zat Adenosine Triphospate (ATP). Maka dengan bantuan banyaknya teknik olah napas dalam pencak silat, tenaga tersembunyi yang dimiliki seseorang dapat dilatih dan dikumpulkan di dalam tubuh. So, kamu percaya yang mana, nih?

Di luar kepercayaan yang ada mengenai pencak silat, Indonesia tetap harus bangga karena mempunyai seni bela diri yang tak kalah hebat dengan ilmu bela diri negara lainnya.

,