Zero Waste Untuk Bumi yang lebih Baik

Zero Waste Untuk Bumi yang lebih Baik

Penulis : Atikah Dhani Ayuningtyas – Matematika 18B

Tak hanya polusi udara, masalah terbesar yang mengancam lingkungan hidup adalah banyaknya limbah plastik. Indonesia berhasil mencapai peringkat kedua sebagai penghasil sampah plastik terbanyak di dunia yaitu sebanyak 5,4 juta ton per tahun. Sebgian orang belum paham bagaimana hubungan antara sampah plastik yang tak seberapa dengan kerusakan lingkungan hidup. Contoh paling nyata adalah ketika perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara digegerkan oleh kematian paus sperma. Hal yang memprihatinkan, di dalam perut paus sepanjang 9,6 meter tersebut ditemukan sampah plastik seberat 5,9 kilogram. Kenyataan sampah plastik yang sulit di urai menyebabkan banyak sampah yang masih tertimbun hingga jutaan tahun, sehingga menghambat ekosistem.

Di tengah krisis lingkungan ini, tercipta berbagai solusi, salah satunya adalah Gaya Hidup Zero Waste (Bebas Sampah). Menurut Wikipedia Bebas Sampah adalah filsafat yang mendorong perancangan ulang daur sumber daya, dari sistem linier menuju siklus tertutup, sehingga semua produk digunakan kembali. Tidak ada sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan insinerator atau teknologi termal lainnya (gasifikasi, pirolisis). Proses yang terbaik adalah meniru bagaimana sumberdaya di daur ulang secara alami.

Tujuan gaya hidup Zero Waste menurut Zero Waste International Alliance (ZWIA) adalah untuk memandu masyarakat dalam mengubah gaya hidup dan praktik-praktik mereka dalam meniru siklus alami yang berkelanjutan, dimana semua material yang tidak terpakai lagi dirancang untuk menjadi sumber daya bagi pihak lain untuk menggunakannya. Bebas Sampah berarti merancang dan mengelola produk dan proses untuk secara sistematis menghindari dan menghilangkan jumlah dan daya racun limbah dan material, melestarikan dan memulihkan semua sumber daya, dan tidak membakar atau menguburnya. Menerapkan Bebas Sampah akan menghilangkan semua pembuatan tanah, air atau udara yang mengancam kesehatan planet, manusia, hewan atau tanaman.

Jaga bumi untuk keberlangsungan hidup kita bersama https://images.app.goo.gl/iDma94QqSSLD9hXL6

Proses menjalankan gaya hidup bebas sampah dapat dilakukan dengan menggunakan prinsip 5R yaitu refuse (menolak), reduce (mengurangi), reuse (penggunaan kembali), recycle (daur ulang)dan rot (membusukan). Kita bisa memulai dengan mengurangi pemakaian sampah plastik dengan membawa tote bag saat belanja, membawa kotak makan alih-alih kertas atau plastik, membawa tempat minum dan tidak membeli air minum dalam kemasan, dan menggunakan sedotan berbahan stainless steel saat membeli minum di kedai kopi atau restoran cepat saji. Kemudian belajar menolak hal-hal kecil seperti penggunaan plastik saat berbelanja, atau penggunaan sedotan di restoran atau kedai makan. Karena sampah plastik bukan hanya berasal dari kantong plastik belanja saja, tetapi dari  kemasan makanan ringan, sedotan, dan kemasan kebutuhan rumah tangga lainnya. Maka dari itu memasak camilan sendiri juga dapat menjadi alternatif dalam  mengurangi penggunaan sampah plastik. Kemudian mulailah menghemat penggunaan sabun mandi, shampoo, pasta gigi, sabun cuci serta sabun pel. Ternyata penggunaan pasta gigi sebesar biji jagung sudahlah cukup, dan sebagai alternatif penggunaan sabun, kalian dapat mengunakan sabun castile, sabun ramah lingkungan yang terbuat dari minyak nabati yang berasal dari Spanyol. Dan lakukan penggunaan kembali barang untuk menggantikan barang sekali pakai, sebagai contoh mengganti penggunaan tissue dengan sapu tangan, atau mengganti penggunaan pembalut dengan pembalut kain atau menstrual cup. Zero Waste juga membuka peluang bisnis untuk anak bangsa yang kreatif dalam mendaur ulang sampah plastic menjadi hal-hal yang bermanfaat. Sebagai contoh dompet yang terbuat dari daur ulang sampah plastik kemasan kopi instan atau tas dari kemasan sabun cuci piring. Mari selamatkan bumi kita dari kehancuran. Perubahan bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi perubahan kecil akan berarti besar untuk lingkungan. Mulailah perubahan dengan diri sendiri untuk masa depan lingkungan yang lebih baik lagi.

https://images.app.goo.gl/iDma94QqSSLD9hXL6

,