ARTIFICIAL INTELLIGENCE YANG MENGALAHKAN JUARA BERTAHAN CATUR DUNIA

ARTIFICIAL INTELLIGENCE YANG MENGALAHKAN JUARA BERTAHAN CATUR DUNIA

Pada zaman sekarang kita sudah sering berinteraksi dengan benda – benda atau mesin – mesin yang bergerak secara otomatis. Terkadang benda atau mesin tersebut bergerak tanpa menerima perintah secara langsung oleh manusia. Saat mendengar kata – kata seperti tadi pasti kita tidak asing dengan istilah AI.

Sebenarnya apa sih AI itu? AI atau kepanjangan dari Artificial Intelligence adalah kecerdasan buatan yang sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Istilah ini umumnya diterapkan pada benda atau mesin yang menunjukkan sifat – sifat yang mirip dengan pikiran manusia, seperti pengolahan informasi dan aturan untuk menggunakan informasi, penalaran, serta koreksi diri.

Karakteristik ideal AI adalah kemampuannya dalam merasionalisasi dan mengambil tindakan yang mempunyai peluang terbaik untuk menentukan suatu hal. Biasanya saat mendengar kata AI, orang – orang akan langsung terlintas tentang robot – robot seperti di dalam film.

Namun artificial intelligence pada faktanya didasarkan dengan prinsip bahwa kecerdasan manusia bisa di aplikasikan sedemikian rupa sehingga mesin dapat dengan mudah meniru dan menjalankan tugas yang paling sederhana hingga yang lebih kompleks. Tujuan dari diciptakan kecerdasan buatan adalah untuk pembelajaran, penalaran, dan persepsi.

Dengan seiringnya kemajuan teknologi, tolak ukur sebelumnya yang mendefinisikan artificial intelligence menjadi ketinggalan zaman. Misalnya, mesin yang mampu menghitung fungsi dasar dan mengenali teks dengan pengenalan karakter sudah tidak lagi dianggap sebagai kecerdasan buatan, karena semua fungsi ini sekarang sudah dianggap sebagai fungsi komputer yang normal atau biasa saja.

Artificial intelligence terus dikembangkan untuk menguntungkan banyak industri yang berbeda. Perintah pada mesin ditransfer menggunakan pendekatan lintas disiplin yang berbasis di matematika, ilmu komputer, linguistik, psikologi, dan banyak lagi.

ArtificiaI intelligence mempunyai 2 kategori, yaitu lemah dan kuat. Artificial Intelligence lemah (Weak AI) yang juga dikenal sebagai AI sempit adalah sistem AI yang dirancang dan dilatih untuk tugas tertentu. Misalnya pada asisten pribadi virtual seperti Apple Siri, adalah salah satu bentuk artificial itellegence yang lemah. Lalu, Artificial intelligence kuat (strong AI) yang juga dikenal sebagai kecerdasan buatan umum adalah sistem AI yang memiliki kemampuan kognitif manusia secara umum. Saat disajikan dengan tugas khusus, sistem artificial intelligence kuat mampu menemukan solusi tanpa campur tangan manusia.

Menurut Arend Hintze, yaitu seorang asisten profesor biologi integratif dan ilmu komputer & teknik dari Michigan State University. Ia mengkategorikan artificial intellegence menjadi 4 jenis, dari jenis sistem AI yang ada saat ini hingga system yang hidup (belum ada). Kategorinya adalah sebagai berikut:

Tipe 1: Mesin reaktif. Contohnya adalah Deep Blue, yaitu program catur IBM yang mampu mengalahkan Garry Kasparov juara bertahan lomba catur dunia pada tahun 1997. Deep Blue mampu mengidentifikasi bagian – bagian pada papan catur dan mampu membuat prediksi, namun ia tidak mempunyai ingatan dan tidak bisa menggunakan pengalaman masa lalu untuk memberi tahu langkah berikutnya. Hal ini mampu menganalisis kemungkinan langkah lawan dan dirinya sendiri serta untuk memilih langkah paling strategis. Deep Blue dan GoogleGOGO hanya dirancang untuk tujuan yang sempit serta tidak dapat dengan mudah diterapkan pada situasi – situasi lain.

Deep blue VS Garry Kasparov (1997)

Tipe 2: Memori terbatas. Sistem artificial intelligence ini sudah mampu menggunakan pengalaman di masa lalu untuk menginformasikan keputusan di masa depan. Beberapa fungsi pengambilan keputusan seperti dalam mobil mode self-driving dirancang dengan cara ini. Pengamatan menginformasikan tindakan yang dapat terjadi di masa depan yang tidak terlalu jauh, seperti jalur penggantian mobil. Pengamatan ini tidak disimpan secara permanen.

Tipe 3: Teori pikiran. Istilah psikologi ini mengacu pada artian bahwa orang lain memiliki keyakinan, memiliki keinginan sendiri, dan memiliki niat yang mempengaruhi keputusan yang mereka buat. Artificial intelligence jenis ini belum ada sampai saat ini.

Tipe 4: Kesadaran diri. Dalam jenis ini, sistem artificial intelligence memiliki rasa percaya diri, dan memiliki kesadaran. Mesin dengan kesadaran diri untuk memahami keadaan mereka saat ini dan mampu menggunakan informasi untuk dapat menyimpulkan apa yang orang lain rasakan. Artificial intelligence untuk jenis ini belum ada sampai saat ini.

 

,