Mark Zuckerberg, Mahasiswa Biasa yang Menjadi Bagian dari Jajaran Orang Terkaya Di Dunia

Mark Zuckerberg, Mahasiswa Biasa yang Menjadi Bagian dari Jajaran Orang Terkaya Di Dunia

Sebelum Mark Zuckerberg menjadikan Facebook sebagai platform media sosial terkenal, ternyata ia banyak mengalami jatuh-bangun. Banyak kisah inspiratif yang dapat kita ambil dari kesuksesan Facebook yang sebelumnya digunakan sebagian kecil mahasiswa Harvard University. Mark tidak dengan mudah mengembangkan karyanya tersebut. Seiring perkembangannya, terdapat banyak halang rintang yang menyerang, salah satunya Mark Zuckerberg harus rela di drop out dari Harvard.

Mark memutuskan untuk keluar dari kampus itu dan fokus mengembangkan Facebook, meski saat itu Mark tidak pernah yakin kalau Facebook akan menjadi sebesar saat ini. Di usia kita saat ini, saatnya untuk kita mengetahui bagaimana kisah inspiratif Mark Zuckerberg, jatuh bangunnya selama 15 tahun dengan menciptakan Facebook, hingga bisa masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia.

Facebook mulai diluncurkan pada tanggal 4 Februari 2004. Penggagasnya adalah Mark Zuckerberg, Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Chris Hughes, dan Dustin Moskovitz, yang merupakan mahasiswa tingkat dua di Harvard University. Sebelum menciptakan platform Facebook, Mark dan kawan-kawannya itu telah menciptakan satu situs jejaring sosial bernama Facemash. Facemash merupakan website yang bertujuan untuk membandingkan dua mahasiswa Harvard mana yang lebih menarik.

Source : everytimesnews.blog/2019/02/23/serie-gafa-facebook-le-geant-des-reseaux-sociaux/

Foto-fotonya berasal dari file penghuni asrama Harvard yang mereka retas. Pengunjung website itupun sampai sangat besar dengan 22 ribu page views dengan total 450 pengunjung dalam waktu 4 jam pertama. Tapi, tidak lama kemudian, pihak kampus meminta Mark untuk menurunkan foto-foto para mahasiswa dengan alasan hak cipta. Mark pun terpaksa dikenakan sanksi tidak disiplin oleh Harvard.

Dari minat yang tinggi itulah akhirnya Mark Zuckerberg dan kawan-kawannya membangun dan meluncurkan Facebook. Dalam waktu sebulan, setengah dari mahasiswa Harvard telah mendaftar dalam Facebook. Ketenaran Facebook juga mulai terdengar hingga ke kampus Yale, Stanford, dan Columbia. Mark pun memutuskan Drop Out dari kampus untuk fokus mengembangkan Facebook.

Pada awalnya, Mark hanya menjalankan Facebook dari kamar asramanya di Harvard. Namun, dengan berjalannya waktu, popularitas Facebook terus meroket. Telah menyebar ke universitas lain, bahkan ke sekolah menengah atas di Amerika Serikat. Para pendiri Facebook sepakat pindah ke sebuah perkantoran yang kecil di Palo Alto, California, untuk memaksimalkan operasional Facebook. Pada Mei 2005. saat Mark Zuckerberg berusia 21 tahun, Facebook telah mendapatkan pendanaan sebesar USD 14 juta atau sekitar Rp 195 milar. Salah satu investornya adalah pendiri PayPal Elon Musk dan Peter Thiel yang kini telah menjadi bos SpaceX dengan total sebesar USD 500.000 atau sekitar Rp 6,9 miliar.

Saat Facebook sedang tengah jaya-jayanya, senior Mark Zuckerberg di Harvard, Cameron, Divya Narendra dan Tyler Winklevoss menuntut Mark dengan tuduhan ingkar janji dan pencurian ide. Mark sebelumnya dinyatakan telah sepakat membantu mereka membangun sebuah website HarvardConnection.com yang konsepnya sama dengan Facebook saat ini. Gugatan tersebut selesai pada tahun 2008, dengan solusi ketiga senior Mark itu mendapatkan jatah 1,2 juta saham Facebook yang kala itu bernilai USD 300 juta.

Facebook terus berkembang dengan sangat pesat. Bahkan, telah menyaingi rivalnya saat itu Myspace. Hal ini juga berdampak pada kesejahteraan Mark. Dikutip dari Forbes, pada tahun 2008, untuk pertama kalinya ia masuk ke jajaran orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 20 triliunan. Orang terkaya paling muda dengan usia 23 tahun di antara 1.125 miliarder lainnya pada tahun 2008 lalu.

Prospek Facebook pun mulai dilirik oleh banyak investor dari penjuru dunia. Hal ini justru berdampak langsung pada pundi-pundi uang yang dimiliki Mark Zuckerberg. Facebook telah tumbuh sangat pesat dengan 300 juta pengguna dengan laba mencapai sebesar USD 770 juta atau sekitar Rp 10 triliunan di akhir tahun 2009. Berkat kesuksesan tersebut, Mark Zuckerberg langsung menembus daftar Forbes 400 pada September 2009 dengan kekayaan bersih sebesar USD 2 miliar atau Rp 27 triliunan.

Itu tadi merupakan kisah inspiratif Mark Zuckerberg serta teman-temannya dalam membangun platform jejaring sosial yang saat ini dikenal oleh seluruh dunia, Facebook. Ternyata, tidak mudah menempuh jalan untuk bisa berubah menjadi perusahaan yang sangat besar seperti saat ini. Mark dan rekan-rekannya mendapatkan banyak halang rintang mulai dari tuntutan dari seniornya, hingga terlibat skandal politik tingkat tinggi di Amerika Serikat. Tapi, semua itu akhirnya terbayarkan dengan kerja keras dan membuat Mark Zuckerberg berhasil menjadi orang terkaya di dunia.

,