5 Kebiasaan yang Membuatmu Pintar dalam Akademik  

5 Kebiasaan yang Membuatmu Pintar dalam Akademik  

  1. Lakukan persiapan sebelum masuk kelas

Setiap perkuliahan akan berlangsung kita harus memastikan bahwa kita masih mengingat materi yang sudah disampaikan di pertemuan sebelumnya. Jika lupa artinya kita harus mempelajarinya kembali sebelum kelas dimulai. Seandainya saat perkuliahan dosen menyampaikan materi yang pemahamanya terhubung dengan materi yang sudah disampaikan di pertemuan sebelumnya maka kita tidak akan bingung lagi sehingga proses penerimaan ilmu pun berjalan dengan lancar. Apalagi jika kita juga bersiap dengan mempelajari materi yang akan disampaikan dihari tersebut maka kita bisa menjadi mahasiswa aktif di kelas pada hari tersebut.

 

  1. Tidak menumpuk ketidakpahaman

Ketika peroses perkuliahan sedang berlangsung sering kali kita bingung atau tidak mengerti dengan satu atau dua bagian materi yang disampaikan oleh dosen, jika terjadi demikian maka langsung tanyakan dan upayakan sebelum perkuliahan selesai kita sudah memahami seluruh materi yang disampaikan. Karena satu materi yang tidak kita pahami terkadang bisa menyulitkan kita memahami materi yang disampaikan di pertemuan-pertemuan selanjutnya dan ketika hal ini dibiarkan lama maka satu ketidakpahaman akan berubah menjadi tumpukan ketidakpahaman. Kemudian karena sudah banyak yang tidak kita pahami kita menjadi malas dan pesimis terhadap mata kuliah yang sedang dipelajari.

 

  1. Membuat catatan perkuliahan

Mencatat tentunya merupakan hal yang sangat penting dalam memahami materi yang disampaikan. Namun, seringkali kita hanya mencatat apa yang sudah tertulis dalam buku atau dari slide presentasi yang dibuat oleh dosen. Itu cukup baik, tapi akan lebih baik lagi jika kita juga  mencatat penjelasan dosen yang disampaikan tetapi tidak tertulis dalam buku atau slide presentasi. Karena biasanya ada pemahaman-pemahaman penting yang disampaikan tetapi tidak dituliskan. Kemudian pastikan juga kita tidak menunda untuk membuat catatan perkuliahan setiap pekanya. Dengan membuat catatan perkuliahan setiap pekan kita juga akan sangat terbantu ketika akan menghadapi ujian, karena jika catatan kita sudah lengkap maka kita hanya tinggal fokus untuk mengulang materi dari catatan yang sudah kita buat.

  1. Mengerjakan latihan/praktik setiap setelah selesai kelas

Untuk jurusan-jurusan tertertu apalagi kita yang ada di jurusan matematika mengerjakan latihan atau praktik setiap setelah selesai kelas sangat penting dilakukan agar kita lebih mengerti dan bisa mengaplikasikan apa yang sudah disampaikan. Sebagai contoh untuk mata kuliah peminatan komputasi seperti komputasi sains, data mining, dan sejenisnya jika setelah selesai kelas kita tidak mencoba sendiri apa yang sudah diajarkan maka kita tidak akan benar-benar memahami apa yang sebenarnya sudah dipelajari, kemudian  matakuliah murni seperti kalkulus, analisis real, struktur al jabar dan sejenisnya, jika kita tidak berlatih mengerjakan atau membuktikan soal secara mandiri maka kita tidak akan pernah benar-benar mengerti apa yang sudah disampaikan dosen dikelas.

 

  1. Menghindari belajar sehari sebelum ujian

Cara belajar seperti ini pada umumnya biasa disebut dengan Sistem Kebut Semalam (SKS), para pelaku cara belajar seperti ini bisa bergadang sampai larut malam atau bahkan sampai pagi lalu mengakibatkan rasa kantuk yang parah dan mengurangi konsentrasi saat ujian berlangsung. Cara belajar seperti ini biasanya dilakukan oleh mahasiswa yang sering menunda melengkapi catatan dan menunda belajarnya. Jika materi untuk ujian belum kita pahami sehari sebelum pelaksanaan ujianya memang mau tidak mau hal ini harus diakukan dan mau tidak mau harus puas dengan hasil yang tidak maksimal karena sebelumnya kita sudah banyak menunda. Jika kita melakukan kebiasaan satu sampai empat yang sudah dituliskan di atas maka sehari sebelum ujian kita hanya perlu belajar dan mengulang sedikit karena kita sudah memastikan untuk memahami materi, membuat catatan, dan mengerjakan latihan setiap selesai perkuliahan.

 

,